Rehabilitasi Perkebunan masyarakat korban konflik, Salah satu dampak paling nyata dari konflik Aceh adalah terbengkalainya lahan-lahan garapan masyarakat di pedalaman aceh karena sebagian besar derah tersebut dicurigai merupakan daerah basis pergerakan, persentase tindak kekerasan sangat tinggi terjadi didaerah tersebut dimasa konflik, sehingga pada masa itu penduduk yang sebagian besar berpfofesi sebagai petani dengan sangat terpaksa meninggalkan daerah dan lahan garapannya dengan alasan keamanan dan keselamatan jiwanya. Setelah terjadi MoU antara pemerintah RI dan GAM di Helsinky pada tahun 2005, mereka kembali ke daerahnya masing-masing dan mencoba lagi menggarap lahan yang telah ditinggalkannya bertahun-tahun. Karena terkendala dengan modal, hanya sebagian kecil lahan tersebut yang yang mampu mereka garap. KMPD mencoba memberikan perhatian kepada mereka dengan menggulirkan program Rehabilitasi Kebun Korban Konflik di tiga Kabupaten kota yaitu ; Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireun.
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 62
Comments (0)

Write comment
